Tampilkan postingan dengan label poetry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label poetry. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Juli 2014

Bisikan Ombak


Di sepuluh detik pertemuan tadi
ombak berbisik padaku,

katanya ia resah

Senin, 13 Mei 2013

Dialog dengan Sajadah

Aku remuk
terpuruk dalam bahagia semu
aku rapuh
hancur dan karam di tengah semilir angin

Sebuah sajadah
terbentang di sudut ruang

Angin

Kau dekat
mengalir bersama tiap bulir detik waktuku
bersama keteduhan hadirmu
mengenalkanku pada warna kehidupan

Kisah Merpati

Ketika merpati datang
menjemput sekerling asa
memagut hati yang merdeka
membawa cerita

Rasa yang bertahta terus berbicara
kapankah merpati kan membawa
menembus samudera
ke pulau titian engkau

Senin, 04 Februari 2013

?

Sepi menusuk, menekan
hingga sang surya enggan bersinar
detak waktu pun enggan berlari
hingga tiap detiknya
terasa membunuh

Detakan jantungku telah hilang

MIMPI KITA :)

Kau tahu, Sahabatku?
di rengkuhan malam ini
bersama juntaian khayalku
aku telah bermimpi
tentang bagaimana kau dan aku
akan melalui jalan takdir kita

Rabu, 23 Januari 2013

Sarang-Bi

Redup sinar mentari menyadarkanku
awan terang yang kemudian berganti
menjadi hitam...
bersama curahan langit
dititipkannya pesan
bahwa hujan,
tak hanya mampu bercerita tentang bahagia
namun kadang juga hampa

Rabu, 12 Desember 2012

Rintih Jalanan

Maka terus di telusurinya jalan
terbenam dalam ribuan kereta
penuh debu dan luka
namun disana juga tersimpan bahagianya

Bersenjatakan sebuah kaleng tua
dan lagu sumbang pelipur lara

Senin, 10 Desember 2012

Biarkan Langit yang Berkata

Aku memandang ke langit luar
masih sunyi, sepi
meski cahaya menembus hatiku
tapi masih terasa gelap

Satu titik kosong itu masih sama seperti dulu
kosong, rapuh, dan berdebu
setia menunggu
meski tak tahu apa yang di tunggu

Kamis, 06 Desember 2012

Awan Hitam

senyum awan kini tak manis lagi
ia menampilkan sisi gelapnya
kini tak lagi terang
bersama hitamnya,
ia ceritakan alunan kisah sendu
tentang sepi yang menepi

Mawar Merah

terima kasih untuk semua guru-guruku tercinta :)


memutar kaset masa laluku
aku muak
aku pikir kau tak peduli
di benakku hanya ingin kata pergi
bahkan rasamu tak pernah terasai oleh rasaku

kala itu, Bu
sepuluh detik terbaik di hidupku

Nyanyian Gelap

Nyanyian Gelap


detik itu
sunyi menyergap
bersama rintihan rembulan,
penyelimut lara
tak ada yang ingin di sampaikannya
hanya diam, gersang

detik itu
rembulan membungkamnya
bersama juntaian malam nan sunyi
menghanyutkannya
hingga tiap detik terasa begitu panjang